Macario Tiu’s “Bago Aplaya” in Bahasa Indonesia

Thanks to Karlo David for the wonderful English translation of Macario Tiu’s Bago Aplaya, which I first read when I was in college.

It’s only now upon reading this translation that I am able to delve into the poem’s deeper meaning.

And as a gesture of gratitude, I have tried my best to translate the poem to Bahasa Indonesia.

Bago Aplaya
Oleh Macario Tiu

Betapa lembut ombak nya
Dan air pasang meninggi

Sang pendeta memberkati perahu;
Dan kita diperciki air suci
Bersama dengan para nelayan yang rendah hati.

Aku senang untuk kebahagiaan mereka, mendapatkan
Alat baru untuk memancing:
Inilah yang kita rayakan. Namun

Betapa lembut ombak nya
Dan air pasang meninggi.

Dan, seperti beberapa penyair tua
Ku merasakan kesedihan yang terus menerus melanda tanpa henti
Terdampar oleh ombak.

Tapi bukan karena aku mendengar
Manusia mendesah tanpa henti
Namun karena keadaan ku yang teramat menyedihkan

Esok, kau tinggalkanku sendiri selamanya
Sedangkan betapa lembut ombak nya
Dan air pasang meninggi.

Advertisements

1 thought on “Macario Tiu’s “Bago Aplaya” in Bahasa Indonesia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s